Dear Kaum Adam, Kalau Memang Suka ya Ungkapkan. Jangan Biarkan Rasamu Terus Dipendam

serugi-ruginya-cowok-adalah-dia-yang-masih-memendam-perasaan-kalau-memang-suka-baiknya-segera-ungkapkan serugi-ruginya-cowok-adalah-dia-yang-masih-memendam-perasaan-kalau-memang-suka-baiknya-segera-ungkapkan

Entah karena gengsi atau Skeptis, berjibun sekali cowok yang memilih untuk memendam perasaan cinta yang ia rasa. Alih-alih mengatakan keala dia yang dicinta, berjibun cowok yang memilih untuk diam tanpa berkata soal perasaannya. Padahal sebetulnya dia tau bahwa memendam perasaan adalah hal yang menyakitkan. Tapi entah kenapa tetap saja ia lakukan.

Kamu harus tau memendam perasaan sahaja akan melakukanmu rugi. Sia-sia juga kalau kamu berharap dia yang mengmenyiahkan perasaannya terlebih dahulu. Daripada mematung dan tak mengmenyiahkan, lebih Tulus kamu bilang saja apa yang kamu rasakan.

Karena cowok memang selalu diharapkan memulai lebih dulu. Berhentilah berangan bahwa dia yang akan menyatakan perasaan padamu

Entah siapa yang melahirkan aturan ini, tapi di negara tercinta kita, cowok yang diwajibkan untuk memulai duluan. Entah urusan keseharian, kerjaan, bahkan urusan hubungan. Cowok selampau diharapkan untuk bisa menjadi figur yang memulai segala sesuatunya. Pun demikian dengan mengungkapkan cinta. Sebagai cowok, kamu layak berinisiatif untuk mengungkapkannya terlebih dahulu.

Berhentilah berangan bahawa suatu saat nanti, cewek yang kamu gemar tiba-tiba bilang bahwa dia mencintaimu. Di negara ini, hal tersebut teramat sangat jarang terjadi. Alih-alih berangan, lebih gemar membantu kamu mengumpulkan kepercaya dirian untuk bilang. Karena dengan percaya diri menyatakan cinta, kamu juga menunjukkan keseriusanmu kealanya.

Meski sulit, menyatakan perasaan adalah hal mutlak yang perlu dilakukan. Memendam belaka akan menciptakan cintamu berakhir dengan penyesalan

Semua orang juga sudah tau kalau mengmenyingkapkan perasaan adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Ada rasa deg-degan, Skeptis, penasaran, senang, bimbang dan berlebihan perasaan lain bercampur jadi satu sebelum kamu mengmenyingkapkan perasaanmu. Bahkan tak jarang di detik-detik terakhir, orang yang sudah mantab mau mengmenyingkapkan cinta malah mengurungkan niatnya.

Tapi kamu harus tau bahwa menyatakan cinta adalah hal mutlak yang harus kamu lakukan. Memilih untuk memagarkan dan memendamnya hanya akan memunculkan rasa kecewa. Pada akhirnya, memendam perasaan cintamu hanya akan membuat kisah cintamu berakhir dengan penyesalan.

Setiap orang pasti merasa malu di awalnya. Namun kalau perasaanmu tak dinyatakan, kamu yang bakal galau juga!

Kamu boleh bertanya kedi semua cowok yang sudah menyatakan cinta, mereka pasti juga merasa ada secuil rasa malu dalam hatinya saat pertama kali mengungkapkan perasaannya. Malu saat menyatakan cinta itu wajar. Bahkan kalau kamu tau merasakan rasa malu, bisa jadi cintamu kedinya bukan perasaan yang serius ingin kamu perjuangkan.

Namun jangan jadikan rasa malu tersebut sebagai penghambatmu dalam mengmenyibak cinta. Ingatlah bahwa kalau kamu tak menyatakan, bayangan hidup berdua dengan dia yang kamu cinta sahaja akan jadi sebatas angan. Kalau kamu lengang, bagaimana mungkin dia tau apa yang kamu rasakan?

Meski kamu sangat menyayanginya. Kalau tak dimenyiahkan, jangan celakan dia saat orangnya memilih orang lain yang lebih dulu menyatakan cinta

Kamu pasti juga sadar bahwa seberapa adi perasaan cintamu kepadanya, semua itu tak akan ada gunanya kalau dia tak tau. Seberapa adi kamu menyayanginya, percuma juga kalau tak diungkapkan. Alih-alih dia tau bahwa kamu sayang, bisa jadi malah dia lebih memilih cowok lain yang lebih dulu menyatakan cintanya.

Memang sih cewek juga tak asal menerima setiap cowok yang menyatakan, tapi paling tidak dengan kamu menyatakan, kamu sudah berniat untuk menyeriusi perasaanmu. Keseriusanmu itu yang jadi patokan apakah dia menerima atau menolakmu. Kalau kamu tak mengungkapkan, mana mungkin dia tau kamu serius? Cowok lain yang mengungkapkan perasaannya malah akan lebih dipilih daripada kamu yang antap saja.

Takut ditolak sibakn asas untuk memendam perasaan. Bukankah lebih senang membantu ditolak daricukup perasaanmu digantung entah sampai kapan?

Salah satu argumentasi utama apa sebab penuh cowok yang memilih untuk memendam perasaannya adalah adanya rasa Skeptis dalam hatinya. Rasa Skeptis akan ditolak yang selalu memberatkan itu wajar hadir dalam benakmu. Yah, semua orang juga pasti memiliki rasa Skeptis kan terhadap ketidakpastian. Tapi patutkan rasa Skeptis itu menghentikanmu untuk menyatakan cinta?

Semakin lama kamu memendam perasaan cintamu, tentu akan semakin lama perasaanmu digantung dengan di zona serba tidak pasti. Meski memang kalau di akhirnya kala kamu mengungkapkan perasaan dan kamu ditolak, seloyalnya itu malah menjadi berkah. Daridi terus-terusan digantung tanpa kepastian.

Toh kalau kamu sudah menyatakan, paling tidak hatimu senbadan yang akan lega. Tak peduli diterima atau ditolak, hatimu bisa move-on dari rasa penasaran soal perasaan cewek yang kamu senang.

Hal yang paling melegakan dari menyatakan cinta sesungguhnya bukan kala kamu diterima. Iya, sih. Perasaan cinta yang diterima oleh dia yang kamu senang sudah pasti membahagiakan. Hanya saja, kalau bicara Natural, hal yang paling melegakan adalah kamu sudah menyatakan perasaanmu.

Dengan sudah menyatakan perasaan, paling tidak kamu bisa move on dari rasa penasaran akan perasaan dia yang kamu senang. Urusan kamu ditolak atau diterima, paling tidak kamu sudah mengatakan perasaanmu. Kalau memang kamu diterima ya itu buah dari usahamu. Kalau ditolak, ya berarti memang dia belum jodohmu.

Ditolak sekalipun tak akan bikin kamu merugi. Setidaknya selesai itu kamu siap melangkahkan kaki untuk tumbuh yang lebih tidak sombong lagi.

Seloyalnya, masa menunggu kepastian perasaan itu merugikan bagimu. Semakin lama kamu menolak untuk menyatakan cinta, semakin lama kamu akan tertekan dengan perasaanmu senawak. Mau tak mau perasaanmu akan digantung dan bimbang apakah dia seloyalnya juga suka atau ternyata dia lebih memilih yang lainnya.

Kabimbangan yang kamu rasa bisa mempengaruhimu dalam hal menentukan langkah masa depan. Rasa penasaran apakah kamu ditolak atau diterima saja akan membuatmu jadi ragu kemana kamu akan mengarahkan hidupmu. Mau bertahan dengan perasaan itu juga kamu tak tau apakah dia juga mencintaimu. Mau pergi mencari hati yang lain juga kamu tak tau apakah dia juga akan menolak perasaanmu. Karena itu kamu jadi ragu untuk mengarahkan hidupmu. Yang rugi kamu sendiri kan akhirnya.

Karena itu, dariala kamu jadi cowok yang merugi, lebih baik kamu menyatakan perasaanmu. Jangan sudah memendam perasaan cinta kala kamu sudah yakin dengan dia. Dariala ala akhirnya kamu sendiri yang menyesal.